Saxon Switzerland National Park Itu Bukan di Swiss, Mau Tahu di Mana? Jawabannya Ada di Sini

Here, from where you see right down to the Elbe from the most rugged rocks, where a short distance away the crags of the Lilienstein, Königstein and Pffafenstein stand scenically together and the eye takes in a sweeping view that can never be described in words“.

Itulah ungkangan seorang ilmuan terkemuka tentang Bastei,  Saxon Switzerland National Park.  Salah satu kekayaan  alam yang dimiliki Jerman yang keindahannya tak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Saxon Switzerland National Park adalah sebuah taman nasional di ujung timur Jerman, diperbatasan dengan Republik Ceko. Membaca namanya banyak orang mengira taman nasional berlokasi di Swiss. Sampai saat ini saya pun masih penasaran kenapa ada kata Switzerland di taman nasional ini. Tapi Apapun itu, bagi anda pencinta dan penikmat alam, taman nasional ini  wajib anda kunjungi jika melancong ke Jerman Timur. Berjarak sekitar 40 km dari kota Dresden bisa ditempuh dengan bus atau kereta.

Salah satu bagian taman nasional ini yang paling terkenal dan telah dikunjungi jutaan pelancong berbagai negara adalah Bastei. Bastei terkenal dengan stand stonenya yang menjulang berdiri di  lembah dengan kedalaman 50 – 100 m, berada pada ketinggian 305 meter dan panjangnya sekitar 194 meter. Uniknya terdapat jembatan batu yang menghubungkan stone dengan stone yang lainnya. Dari stone-stone ini pengunjung bisa menyaksikan keindah sungai Elbe dan perkampungan ala Jerman.

Saat terindah menikmati kawasan ini adalah pada musim gugur (autumn). Pepohonan dengan daunnya yang orange dan kadang kekuningan adalah warna indah yang mampu menyegar pikiran dan mata. Sesekali terlihat daun-daun memantulkan  warna keemasan karena tersibak cahaya mentari. Kadang daun-daun  berjatuhan menyentuh tubuh menggambarkan keselarasan hidup manusia dengan alamnya. Simponi alam nan merdu nan rindu dan tentu di buru.

Bastei juga merupakan salah satu lokasi hiking dan pendakian favorit di Jerman. Bagi anda penggemar panjat tebing, tempat ini sungguh akan menantang adrenalin anda. Recommended bangat.  Tapi untuk aktivitas seperti ini sepertinya ada prosedur perizinan yang harus ditempuh.

Bagi penghemar hiking dan tracking, tempat ini bisa diakses menggunakan kereta dari Dresden menuju Kurort Rathen Stop. Dari station ini,  berjalan kira-kira  200 meter menuju pinggiran sungai untuk selanjutnya naik ferry menyeberangi sungai Elbe. Lama penyebarangan ini hanya sekitar  5 menit  dan  penumpang  harus  mengocek kantong 3 Euro (return tiket).  Namun bagi yang tak ingin menghabisakn energi, kawasan taman nasional ini juga bisa ditempuh dengan bus dan bisa langsung mencapai kawasan inti taman nasional.

Setelah menyebarang dengan ferry, pengunjung akan memasuki kawasan pedesaan dengan bangunan-bangunan kuno khas Eropa yang dikelilngi oleh pohon-pohonan rindang. Jangan lupa membidikkan kamera, moment-moment  langkah yang mungkin tak akan ditemui lagi ditempat lain.

Terus jalan perlahan sampailah di kawasan taman nasional ini. Menyusuri hutan-hutan pinus di kanan dan kiri jalan  dan kemudian pun bisa menikmati danau kecil ciamik dengan airnya yang tenang. Pada musim gugur danau ini semakin apik dengan daun-daun yang mulai menguning. Bagi pengunjung yang memiliki cukup waktu bisa juga berkano di danau kecil ini.  Berkano diantara rindangnya pepohonan, di antara keheningan alam, hanya terdengar suara gesean angin pada pepohnan dan sesekali suara riak air danau ahhh itu sungguh romantis….

Setelah menikmati danau yang indah,maka bersiap-siaplah, sebentar lagi petualanngan sesungguhnya akan dimulai.  Menapaki tangga-tanga curam diantara bongkahan-bongkahan batuan. Tanga-tangga disini sudah dibangun dengan rapi yang pada sisi kanan dan kirinya sudah dipasang pagar tempat berpegangan.  Papan petunjuk arah dipasang dengan sangat jelas . Jadi jangan takut kesasar.  Kata Bang Roma Irama, “sungguh terlalu“ jika masih ada yang kesasar. Kemiringan tangga ini agak sedikit ekstrim, jadi perlu kehati-hatian menempuhnya.

Senggalan napas akan berubah menjadi senyum yang maha indah ketika dari kejauhan gugusan karang dan batuan Bastei mulai terlihat. Ah Indahnya… Segala tetesan keringat dan energi yang hilang tergantikan sudah. Bastei adalah tempat terindah untuk menikmati keindahan sungan Elbe. Stand stone ini  telah terjadi jutaan tahun yang lalu dan juga telah ditetapkan menjadi taman nasional ratusan tahun yang lalu.Jembatan-jembatan kayu yang menghubungkan batuan-batuan ini,  konon katanya dibangun sejak  tahun 1824. Tujuannya agar wisatawan bisa menikmati sensasi berjalan diantara batuan-batuan yang menjulang tinggi.  Beberapa jembatan kayu sampai sekarang masih bisa dilihat tapi tentu sudah tidak bisa ditapaki.

Menurut sejarahnya  pada tahun 1851 dibangun jembatan kokoh yang sampai sekarang masih bisa dinikmati dan masih berdiri dengan gagah.  Batuan-batuan yang menyembul diketinggian seperti menjulang langit ini begitu menawan. Berjalan diantara batuan-batuan karang ini seperti berjalan di atas awan dan kadang seperti sedang berada di negeri dongen. Dari celah batuan-batuan kawasan perdesaan dan perkampungan German pun dapat dinikmati.  Dibawah sana, sungai elbe pun mengalir dengan tenangnya, seperti membelah karpet hijau rerumputan dan ditambah dengan semarak kuning bunga raps.

Beberapa restoran dan kafe pun berdiri di ketinggian ini. Jadi anda bisa menikmati segukan kopi dan makanan diantara pemandangan yang maha dahsyat. Di taman nasional ini juga terdapat taman-taman kecil yang tentu juga bisa dinikmati. Beberapa hotel dan penginapan juga dibangun dikawasan ini. Tentu menikmati malam disini harus merogoh kocek yang maha dahsyat juga. No pain, no gain..

Bagi yang ingin melancong ke taman nasional ini sangat disarankan untuk melihat prakiraan cuaca. Agak beresiko mengunjungi tempat ini jika cuaca hujan, karena jalan –jalan batuan menjadi sangat licin. Birunya langit pun tidak dapat dinikmati. Bawalah makanan dan minuman secukupnya. Gunakan pakaian yang bisa menyerap keringat dan sepatu yang nyaman.