Rendang, Kuliner Terlezat di Dunia Itu Adalah Favorit Para Traveler Untuk Dibawa Ke Manapun

Ada yang belum tahu rendang? Rasanya hampir semua tahu dan sudah pernah merasakan kelezatannya. Rendang memang salah satu kuliner paling popular di Indonesia bahkan dunia. Dalam beberapa kali penerbitan di beberapa media, rendang disebut sebagai salah satu kuliner terlezat di dunia. Rendang aslinya berasal dari daerah Sumatera Barat, daerah yang terkenal dengan ragam kulinernya. Jika kamu menemukan restoran atau warung nasi Padang, sesungguhnya mereka semua berasal dari daerah Sumatera Barat ini. Di restoran atau warung tersebut hampir pasti menyediakan rendang sebagai salah satu lauknya.

Daging Sapi Has Dalam

Rendang dibuat dengan bahan utama daging sapi berikut bumbu khusus, sekarang banyak variasinya seperti daging ayam, hati sapi, paru sapi dan lain-lain. Walau cara pembuatannya hampir sama di daerah asalnya, namun seringkali cita rasanya berbeda. Sebagian memang karena adanya perbedaan racikan bumbu dan cara memasak yang juga spesifik. Ada yang memasaknya mengunakan bahan bakar kayu tetapi juga ada yang menggunakan gas. Sebagian orang mengatakan rendang yang dimasak menggunakan kayu bakar lebih enak.

Bumbu

Memasak rendang tidak terlalu sulit, semua bumbu dasar tersedia di pasar atau supermarket. Bumbu tersebut bhakan dijual sudah dengan takarannya. Hanya saja memasak rendang membutuhkan waktu yang lumayan lama, minimal 4-5 jam hingga rendang siap tersaji. Jika tidak mahir maka rasanya tentu tidak akan selezat yang semestinya. Selain bumbu rendang yang sudah tersedia, kamu juga bisa membeli rendang siap saji di banyak super market. Sebagian besar dengan rasa yang biasa-biasa saja, mungkin karena dimasak dalam porsi banyak untuk mengejar kuantitas dan harga murah.

Bumbu Kering

Salah satu UKM yang menyediakan rendang untuk dibeli secara online adalah Rendang Limpapeh, yang baru saja ikut mensponsori kontes foto Traveler bertema Ramadan dan Lebaran. Produk dari Rendang Limpapeh ini tidak banyak, mereka hanya membuat 4 variasi rendang dan dimasak berdasarkan pesanan saja. Rendang buatan mereka semi kering, dalam arti minyaknya sudah dikurangi sedemikian rupa. Ketika pertama kali merasakan rendang buatan mereka yang khusus dikirimkan untuk review ini, rendang buatan Rendang Limpapeh bumbunya terasa khas dan lezat. Rendang dagingnya bahkan dibuat dari bagian has dalam yang minim lemak. Rendang semi kering ini sangat cocok untuk dibawa oleh para traveler ke mana saja.

Packing Siap Kirim

Ketika kami dipersilakan untuk mencoba melakukan pembelian di website Rendang Limpapeh, prosesnya ternyata sangat mudah. Kamu minimal harus membeli 1 kg yang dipacking khusus. Yang menarik dari proses pemesanan tersebut adalah bahwa kamu juga bisa membayar menggunakan kartu kredit seperti di kebanyakan toko online besar lain. Tentunya kamu juga bisa menggunakan transfer bank untuk melakukan pembayaran. Semua serba otomatis dan kamu tinggal menunggu pesananmu datang. Salah satu variasi rendang yang sangat kami sukai adalah Rendang Paru, yang terasa pas di lidah. Teman-temanku di kantor pun suka sekali dengan Rendang Paru ini. Menurut pengelola, memesan Rendang Paru kudu agak sabaran, karena bahan baku yang terbatas. Mereka tidak akan memasaknya jika Paru Sapi segar dan bagus sebagai bahan baku utama tidak tersedia.

Rendang Paru

Rendang Limpapeh ini tahan dalam kemasan kedap udara hingga 15 hari, tidak seperti sebagian penjual rendang yang mengklaim bahwa rendangnya bisa tahan lebih dari 1 bulan. Ini disebabkan karena Rendang Limpapeh dimasak tanpa bahan pengawet apapun. Rendang sangat aman jika disimpan dalam lemari pendingin. Jika ingin menghangatkan setelah disimpan dalam lemari pendingin, caranya juga sangat mudah, hanya dimasukkan ke dalam wajan dengan api kecil sekitar 3-5 menit saja.

Pengen coba? Silakan lakukan pemesanan di website Rendang Limpapeh dan gunakan kupon diskon berikut ini: TRAVELER-RL untuk tambahan diskon yang berlaku hingga 31 Desember 2017.