Pantai Depok, Tidak Hanya Sekedar Pantai dan Ombak Saja Melainkan Ini Juga

Siapa yang tak mengenal Yogyakarta. Salah satu provinsi di Indonesia ini mempunyai segudang tempat wisata yang sangat mempesona. Hampir di seluruh wilayah di provinsi yang di pimpin oleh seorang Sultan ini sangat indah dan layak untuk dikunjungi yang bisa menjadi salah satu agenda saat liburan tiba. Salah satunya adalah Pantai Depok, sebuah pantai yang terletak di daerah Bantul, Yogyakarta.

Pantai ini seperti sebuah alternatif bagi para traveller jika sudah bosan berkunjung ke pantai Parangtritis yang memang menjadi ikon wisata Yogyakarta. Jika kita ke pantai, pasti yang ada di benak kita adalah bermain ombak pantai, bermain pasir pantai dengan membangun sebuah istana. di Pantai ini ada banyak sekali kegiatan yang traveler bisa lakukan selain hanya sekedar bermain-main ombak saja, berikut  5 cara menikmati Pantai Depok yang beda, yang jarang bisa Traveller nikmati di Pantai Depok:

Sarapan Pagi.

Para Traveller yang berkunjung ke pantai ini di pagi hari untuk menikmati sarapan pagi mereka

Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke pantai ini sekitar pukul 5.30 pagi. Waktu itu saya berpikir kenapa harus datang ke pantai pagi betul. Mau lihat sunrise? Rasanya tidak mungkin, karena pantai ini sangat cocok untuk melihat matahari terbenam. Lalu apa? Jawabannya adalah untuk sarapan pagi.

Ternyata setiap pagi, pantai ini sudah banyak pengunjungnya. Bahkan, pukul 6.15 pagi saat saya tiba di sana, lahan parkir yang disediakan sudah hampir penuh. Sebuah pengalaman baru yang saya dapatkan waktu itu.

“Rame banget ya, Pak?” tanya saya kepada salah seorang juru parkir.yang sedang sibuk mengatur kendaraan yang datang.

“Setiap hari juga rame seperti ini, mas!” jawab juru parkir sembari memberi saya karcis parkir seharga 3 ribu rupiah.

Kemudian, saya berjalan menuju arah pantai. Sudah banyak para pedagang yang menjajakan makanan. Sebagian besar adalah bubur, ada pula juga sate dengan aroma yang begitu menggoda, banyak juga pembeli yang antri. Ada juga warung-warung yang sudah buka menjajakan minuman khas angkringan dan gorengan panas yang menggoda. Karena, saya tidak suka bubur akhirnya, saya lebih memilih untuk makan nasi dengan lauk bihun dan tempe goreng serta cabai rawit merah yang banyak.

Awalnya saya ragu tetapi, setelah merasakan cita rasana, saya pun mengakui jika makanan ini mempunyai rasa yang cukup enak. Saya pun tidak tahu, apakah ini karena masakannya yang memang enak, atau karena suasana pantai dengan suara ombak yang datang tanpa henti. Dan, sensasi makan di atas kapal nelayan yang bersandar di tepi pantai, membuat sensasi sarapan pagi kali benar-benat berbeda dari biasanya.

Dari segi harga memang sedikit lebih mahal. Tetapi, saya masih bisa memakluminya. Saya memahami jika, harga apa pun di sebuah tempat wisata pasti lebih mahal daripada harga di luar tempat wisata.

Belanja Seperti Di Pasar.

Suasana Pagi yang Seperti Pasar

Tidak hanya penjual makanan saja yang menjamur di sini. Tetapi, mereka para pedagang sayuran dan bumbu dapur pun saya temui. Mereka pun menjualnya dengan harga yang cukup tinggi walaupun tidak setinggi harga makanan. Pedagang-pedagang itu berjajar rapi dan menawarkan barang dagangannya.

Sebuah pemandangan yang hampir sama persis saat traveller berkunjung ke pasar. Suasana riuh dan banyaknya pengunjung membuat saya berpikir jika, saya adalah orang yang tidak tahu tempat ini adalah pantai depok dan untuk pertama kalinya diajak kesini. Maka, saya akan bilang jika, ini adalah sebuah pasar dan bukan sebuah pantai.

Walaupun tidak komplit seperti di pasar beneran. Namun, tempat ini sudah cukup mewakilinya. Kebanyakan pedagang disini, pedagang penganan kecil yang berbahan dasar ikan.

Salah satu hal baik yang mungkin bisa di contoh dari tempat ini adalah kebersihannya yang benar-benar di jaga Seperti kebanyakan pasar pada umumnya, banyak sampah bertebaran dimana-mana. Seperti itulah keadaannya, hanya saja mereka dengan sigap akan membersihkan sisa sampah yang telah dipakai oleh para traveller dan membuangnya ke tempat sampah yang di sediakan.

Bermain ATV.

ATV yang berjajar dan siap disewakan untuk para Traveller.

di Pantai Depok ada beberapa ATV yang sengaja di parkir. ATV tersebut disewakan pada para traveller untuk sebuah sensasi yang berbeda. Dengan uang sebesar 50 ribu rupiah. Traveller bisa mengendarainya dari ujung hingga ke ujung lagi. Sebuah pengalaman baru yang cukup menyenangkan.

Awalnya takut untuk mencobanya, karena memang belum pernah sama sekali mengendarainya. Kemudian, dengan beberapa arahan saya pun merasakan sedikit kesulitan dan juga sedikit tantangan yang memacu adrenalin Apalagi saat melintas di track pasir Saya merasakan seperti melintas di pasir berbisik Gunung Bromo.

Duduk Santai di Bawah Tenda Biru.

Para Traveller yang dimanjakan dengan adanya tenda dan tikar, agar lebih nyaman menikmati pantai.

Tenda-tenda berjajar rapi seperti halnya berada di Pantai Sanur. Hanya saja, yang menjadi pembeda adalah alas yang digunakan adalah tikar. Untuk mendapatkan tempat yang bisa membuat para traveller berada di zona nyaman ini, para traveller harus merogoh kocek sebesar 10ribu rupiah.

Apalagi jika Traveller membawa pasangan, rasanya seperti dunia ini milik sendiri. Tidur dan melihat pantai tanpa kepanasan sedikit pun. Atau jika traveller hobi menulis, duduk disini memberikan sebuah inspirasi tersendiri. Benar-benar zona nyaman yang tidak bisa terbantahkan sedikit pun.

Nah, bagi para traveller yang membawa anak-anak, jangan khawatir. di Pantai ini ada beberapa mainan yang bisa memanjakan mereka Hanya dengan sepuluh ribu rupiah saja. Mereka bisa naik mobil-mobilan dan berkeliling dengan hati yang riang. Tidak hanya itu, demam fotografi dan media sosial yang berkembang saat ini membuat pihak pengelola membangun sebuah spot foto yang cukup menarik. Jika para traveller tidak membawa kamera DSLR, para traveller bisa menggunakan jasa foto dengan membayar 10 ribu rupiah saja dan langsung jadi. Jika hanya ingin foto menggunakan smartphone, para traveller cukup memasukan uang 3 ribu rupah saja ke dalam kotak yang sudah di sediakan.

Membeli Ikan di Pasar Ikan.

Para pedagang yang menjual hasil tangkapan ikan para nelayan

Setelah asyik dengan segala kegiatan di atas, saya pun mengunjungi pasar ikan yang letaknya tidak jauh dari sini. Ibarat kata belum berkunjung ke Pantai Depok jika belum ke tempat pasar ikan. Ada banyak jenis ikan yang bisa di beli oleh para Traveller dengan harga yang cukup terjangkau. Pasar ikan disini semua ikannya dijamin masih segar, karena semua ikan yang dijual di sini adalah hasil tangkapan para nelayan langsung dari laut.

Jika, tidak ingin repot-repot memasak, para Traveller juga bisa meminta tolong untuk sekaligus di masak di tempat. Hampir semua jenis ikan di jual di pasar ini. Termasuk pula ikan hiu yang belum terlalu besar juga di jual di pasar ini. Enak bukan?