Merasakan Sensasi Rumah Papua Tidak Perlu ke Papua, Kamu Mampir Saja di Kota Batu Malang

Apa yang terbesit di fikiran anda ketika denger kata Rumah Honai? Bisa jadi yang terbayang adalah Papua, rumah Adat atau mungkin belahan timur Indonesia ?! Iyes.. rumah Honai adalah bangunan khas papua berbentuk bulat dengan atap jerami. Biasanya rumah ini ditempati beberapa keluarga tanpa sekat dan beralaskan tanah yang dipadatkan. Sebuah keunikan yang dimiliki bangsa mutu manikam ini. By the way pernahkah  anda membayangkan bagaimana sensasinya berada dalam rumah berbentuk mirip jamur itu? Tinggal di rumah yang menjadi kebanggaan indonesia. Pasti sensasinya berbeda. Untuk yang ingin mencobanya,  tidak perlu jauh jauh ke Papua kok.  Karena sekarang Kota Batu  ada wana wisata baru yang menyajikan deretan rumah Honai ini. Wana wisata itu  bernama “Omah Papua” sesuai namanya, anda bisa beriwisata ala ala tanah papua dengan rumah adatnya.

Menikmati wisata ala ala papua

Seperti biasa siang itu tidak begitu terik, meski jam sudah merapat ke pukul 12 siang.  Perbukitan kota Batu terlihat menjulang dengan warna hijau tuanya. Awan tidak seberapa biru tetapi angin tidak hentinya menderu. Maklum ini masuk musim penghujan. Tak panjang matahari menyengat di kota sebelah barat kota Malang ini. Hari itu Beberapa tempat wisata terlihat padat pengunjung. Maklum, karena week end telah tiba. Namun pemandangan berbeda justru tampak di area ini. Sepi, lengang dan tidak banyak wisatawan bertandang.  Hanya beberapa anak muda nampak mengabadikan sudut sudut omah honai atau sibuk merekam wajahnya dengan ponsel kamera. Tidak juga banyak suara gelak tawa manusia. Justru suara angin mendominasi. Sesekali terdengar gemrisik daun daun pinus yang bertabrakan karena si hembuskan angin. Benar benar lokasi yang pas untuk melepas penat.

Dari kesekian destinasi wisata yang ada, “omah papua” tergolong cukup unik dan berbeda. Mengapa berbeda karena wisata ini memadukan alam dengan sentuhan creative beraroma pulau Papua. Sejauh mata memandang berjejar rumah honai di antara perbukitan pinus.  Inilah wisata “rumah honai” atau rumah papua. Pengunjung disajikan wisata Ala ala di papua. Tentu saja ini bukan rumah beneran. Tidak untuk tempat tinggal maupun untuk disewakan bermalam. Rumah papua bohongan ini hanyalah bangunan “replika rumah honai” yang dibangun mirip rumah aslinya. Terbuat dari Papan kayu bercat coklat tua dan jerami yang dikeringkan pada atapnya. Tingginya sekitar 2 meter dan luasnya tak lebih dari 2.5 meter. Namun meski hanya replika, rumah tanpa jendela ini pas banget buat melepas penat dan sekedar “numpang ngasoh”. Gratis, tanpa dipungut biaya jika ingin “mendekam” di dalamnya 😊

 

Replika “rumah papua” terbuat dari kayu jati beratap jerami

Wisata “Omah Papua” ini tidak terlalu luas. Letaknya berundak mengikuti kontur hutan pinus di belahan barat kota Batu Jawa Timur. Dari kejauhan deretan rumah rumah honai ala papua ini seperti jamur yang menyembul di lereng bukit pinus. Warna Coklat atapnya seperti emphasys diantara hijaunya dedaunan pinus.  Pemandangan yang membuat betah berlama lama tinggal di areanya.

Dibandingkan dengan wisata yang lainnya di kota ini, “omah papua” tergolong paling murah.  Anda hanya perlu mengeluarkan 5000 rupiah buat masuk ke areanya. Enggak mahal sih, yang agak susah harus menyediakan cukup banyak ruang memori di gadget atau kamera, karena setiap sudutnya menggoda untuk di abadikan. Pendek kata wana wisata di dusun brau kecamatan Bumiaji kota Batu ini adalah surganya fotogrpher atau bagi mereka yang gemar memposting foto di IG nya.

Wana wisata yang instagramable

Lokasi Wisata omah papua bersebelahan dengan wana wisata goa pinus. Pengunjung hanya perlu berjalan 50 meter dari goa pinus. Sesuai dengan namanya, kawasan ini memang ditumbui pohon pinus yang tinggi menjulang. Jarak tempuh dari pusat kota memakan waktu kurang lebih 30 menit lamanya. Selain bisa dijangkau oleh kendaraan, jalan menuju ke area ini tidak bikin mulut bersiul karena semua sudah beraspal. Tapi jangan berharap bisa mencapainya dengan naik angkutan umum ya… Karena belum ada track ke area ini.

Letaknya yang ada di ketinggian tak jarang tempat ini diselimuti kabut

Salah satu keunikan wana wisata omah papua ini posisinya yang cukup tinggi menghadap timur. Jadi dari sini kita bisa menikmati landscape kota Batu dan matahari terbit dipagi hari, selain gemersik daun daun pinus dengan bau khasnya, anda akan merasakan sensasi angin segar yang siap siap mengibarkan rambut, ala ala klip india 🙂

Dari sini landscape kota Batu terlihat memghampar

Welldone, untuk anda para traveller dan photographer… omah papua bisa menjadi koleksi rute destinasi yang perlu dikunjungi. Jangan lupa bawa bekel sendiri ya.. karena sementara ini hanya warung kopi yang tersedia. Selamat berwisata ala ala papua dengan landscape der klein switzerland!

Omah papua kota Batu surganya penyuka selfi dan pemburu spot foto