Jangan Takut Kotor dan Bau, Berkunjunglah Ke Pasar-Pasar Ini

Entah sejak kapan, pasar selalu menarik perhatian saya. Setiap saya berkunjung ke satu tempat, saya selalu meluangkan waktu untuk ke pasar, entah pasar basah atau bersih. Suatu hari seorang teman mengundang saya ke Chiang Mai, karena baru pertama kali ke Thailand maka dia pun bertanya saya mau ke mana. “ Pasar!” jawab saya tanpa pikir panjang. Di pasar selain saya bisa cuci mata, saya pun bisa mengamati orang lokal maupun turisnya. Hirup pikuk dan warna warni pasar selalu membuat saya semangat.

Berikut beberapa pasar yang pernah saya kunjungi.

La Boqueria, Barcelona , Spanyol

Pasar ini merupakan must visit jika mengunjungi Spanyol. The Mercado de San Jose de la Boqueria atau dikenal juga dengan La Boqueria merupakan pasar yang besar yang berada di Barcelona dan menjadi landmark dari Barcelona. Pasar ini menjual beraneka ragam kebutuhan seperti daging, sayuran segar, buah,permen sampai keju. Berada di area La Lambra, pasar ini dibuka dari pagi pukul 8 sampai 8.30 malam. Datanglah saat malam dan nikmati warna warni kios-kios yang memajang beraneka ragam dagangan. Bahkan buah rambutan pun dijual di sini

Mullick Ghat Flower Market, Kolkata, India

Pasar ini juga masuk dalam must visit list jika mengunjungi Kolkata atau Kalkuta. Orang India sering memakai bunga untuk persembahan pada dewa dewi setiap harinya. Pasar ini dibuka 24 jam tapi jika kita mengunjunginya pada pagi atau siang hari, kita masih bisa menikmati pemandangan warna warni bunga yang dijual dan kehebohan tawar menawar antara pembeli dan penjualnya. Pasar ini berada di sekitar jembatan Howrah, jadi kita bisa sekalian mengunjungi jembatan Howrah dan menyeberangi sungai Hoogly sebelum atau sesudah mengunjungi pasar bunga ini. Konon Mullick Ghat Fower Market ini merupakan pasar bunga terbesar seasia, menyediakan beraneka ragam bunga untuk puja, pernikahan, kematian, festival dan pesta lainnya. Selain merupakan surga bagi pecinta bunga, pasar ini juga merupakan surga pagi pecinta fotografi. Di sini ada seorang anak yang sedang menjaga lapaknya dan dia pun memanggil saya sambil memberi isyarat kalau dia mau difoto. Selesai difoto, dia memberikan saya sekuntum mawar sebagai tanda terima kasih. Seharusnya saya yang membayar dia karena sudah mendapatkan foto  yang bagus. Hehe

Penjual Bunga di Mullick Ghat Flower Market, Kolkata, India

Jeema el-Fnaa, Marrakech, Morocco

Jika berkesempatan mengunjungi Marrakech, jangan lewatkan Jeema el-Fnaa. Di sini anda bisa melihat banyak hal mulai dari penjual rempah-rempah, kulit, sepatu, piring-piring cantik, baju khas Maroko dan lainnya. Pasar ini sangat besar dan memiliki banyak gang kecil seperti labirin. Berada di barat daya Maroko, Marrakech merupakan pusat perhentian karavan-karavan pedagang dari penjuru Afrika. Menjelang malam, kios atau lapak makanan akan dibuka di sekitar lapangan. Jangan lupa untuk mengecek harga makanan pada daftar menu. Saat siang hari, sempatkanlah untuk mengelilingi pasar dan cicipi aneka ragam kue-kue khas Maroko. Kita serasa berada di dalam cerita 1001 malam ketika berada di kios barang bekas yang menjual lampu-lampu. Saya beberapa kali berkeliling di pasar ini, berombongan maupun sendiri. Saat berkeliling sendiri, saya sempat merasa tidak nyaman karena para pedagang berlomba-lomba menawarkan dagangan sambil menebak-nebak dari mana asal saya. Tapi saat saya bersama dengan segerombolan teman baru yang tinggal di hostel yang sama, saya merasa sangat aman. Tidak ada yang berteriak-teriak nama negara untuk menebak dari mana asal saya, tidak ada yang menawarkan barang dagangannya dengan agreasif, saya serasa membawa bodyguard pribadi.

Menikmati Jeema el_Fnaa di Marrakech, Maroko

Galiff Street Pet Market, Kolkata, India

“Do you want to go to pet market this Sunday?” tanya teman saya. Saya si banci pasar pun mengiyakan tanpa pikir panjang. Maka saya pun dibonceng dengan sepeda ontel, dibawa sampai ke pasar yang dibuka setiap hari minggu ini. Sesuai namanya, pasar ini menjual binatang seperti ikan, burung, ayam, kelinci. Saya juga melihat beberapa pedagang yang menjajakan bunga dan bibitnya. Pasar ini digelar di jalan, mulai beroperasi dari pukul 6 pagi sampai menjelang siang. Uniknya walau jalan ini tertutup untuk kendaraan setiap hari minggu, tram tetap beroperasi melewati jalan ini. Jadi hati-hati ketika kita asyik melihat-lihat barang dagangan, jangan lupa juga melihat apakah ada tram yang lewat. Waspada copet jika berkunjung ke pasar ini karena sangat ramai.

Penjual Ikan di Galiff Street Pet Market, Kolkata, India

New Market, Kolkata, India

Pasar ini berada di Lindsay Street, Kalkuta, India, berdiri sejak tahun 1874. Jika anda menginap di sekitaran Sudder Street (kawasan backpacker di Kalkuta), maka datanglah ke pasar ini. Di sini bisa ditemukan beraneka ragam barang, mulai dari sayur, buah, kue, bunga sampai pakaian khas India. Pintar-pintarlah menawar, maka kita akan mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga lebih murah dari toko souvenir di sekitaran Sudder Street. Seperti daerah wisata lainnya, maka jangan heran kalau begitu kita memasuki bangunan pasar akan ada beberapa calo yang mengikuti kita, menawarkan barang-barang dengan harapan mereka akan mendapatkan komisi dari toko. Kadang mereka lumayan mengganggu, tapi jika kita tidak membutuhkan bantuan mereka, jalan saja seakan-akan tidak ada yang mengikuti. Jangan lupa kunjungi toko kue Nahoum and Sons yang berada di dalam New Market. Toko ini mulai berjualan sejak tahun 1902 dan sekarang dijalankan oleh generasi keempat.

Toko Kue Nahoum and Sons yang Berdiri Sejak 1902

Selamat berbelanja!