Danau Mooat, Destinasi Wisata Di Sulawesi Utara yang Belum Banyak Diketaui Orang

Bicara tentang tempat wisata di Sulawesi Utara, selain Taman Laut Nasional Bunaken, yang sudah sangat terkenal di Indonesia, bahkan sampai luar negeri. Namun, ada salah satu destinasi lainnya yaitu Danau Mooat. Meski belum terkenal seperti Bunaken, destinasi yang satu ini wajib anda masukkan ke daftar tujuan wisata Anda ketika berkunjung ke Pulau Sulawesi, lebih tepatnya di Sulawesi Utara.

Danau Mooat terbentuk gunung purba. Kata Mo’oat berasal bahasa Mongondow yang berarti “Tanah yang timbul di tengah air”. Danau Mooat adalah bagian dari Kawasan Cagar Alam Gunung Ambang, yang berada di Kabupaten Bolaang Mongondow dan berada di ketinggian 1.100 mdpl dengan luas danau sekitar 617 ha. Posisinya strategis karena berada di antara cagar alam Gunung Ambang dan Danau Mooat yang menjadikan udara sekitarnya cukup sejuk bahkan dingin, dengan temperatur antara 14-19 derajat selsus. Konon cerita rakyat, dahulu kala di danau Mooat yang indah tersebut pernah menjadi kegiatan prosesi pelantikan bagi Raja-Raja Bolaang Mongondow (Bolmong), bagi Raja yang telah terpilih akan dilakukan sumpah dilokasi itu. Terbentuk pada 1930 atas prakarsa sepuluh warga Bongkudai, Desa Mooat awalnya bernama Desa Kolangkangon. Adapun danaunya, dari cerita legenda yang beredar di kalangan warga, terbentuk akibat sisa letupan gunung api purba. tidak hanya di jadikan tempat untuk sumpah jabatan para Raja, di ceritakan di tengah danau terdapat sebuah dataran Pulau kecil yang namanya dataran Libutong yang ada di tengah-tengah danau Mooat. Menurut cerita, di sana terdapat kuburan yang panjangnya mencapai 8 (delapan) meter, mungkin itu adalah kuburan orang tua-tua dulu. bahkan menurut sumber di atas kuburan tersebut terdapat  pohon Cabai, yang konon masih pendek pohonnya namun batangnya sudah besar sekali. Kini desa Mooat ini berpenduduk 563 jiwa dengan 120 kepala keluarga. Warga desa terkenal ramah kendati dihuni suku Mongondow, Minahasa, Sangihe (Sanger), Jawa, Gorontalo, dan Toraja. Kalau soal hidup beragama, tak perlu di tanyakan lagi, mereka tak pernah terlibat konflik SARA. Danau Mooat terletak di daerah pegunungan yang curah hujannya relatif tinggi. Selain sebagai tempat wisata, danau ini juga berfungsi sebagai sumber air bagi area pertanian di sekitar danau dan juga sebagai PLTA Poigar PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Objek Wisata

Tidak hanya itu, sesampainya di Danau Mooat, Anda akan disambut dengan udara segar dan pemandangan yang menakjubkan. Air jernih danau dengan perpaduan dari berbagai pemandangan alam yang menyejukkan, akan memanjakan mata Anda setelah lelah dengan rutinitas pekerjaan yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Dapat dikatakan desa ini dianugerahi oleh Sang Pencipta akan pesona alam yang menawan. Tanahnya yang subur, hasil tangkapan ikan air tawar melimpah dan panorama alam yang indah. Pesonanya nyaris membuat pengunjung iri akan kekayaan alamnya dan ingin tetap tinggal di desa tersebut.

Objek wisata di kawasan Mooat memang menggiurkan dan masih alami karena belum tersentuh pemerintah daerah atau swasta. Kecuali Danau Mooat yang sudah berdiri aset Pemkab Boltim, sehingga Desa Mooat layak disebut desa wisata, yakni ikon wisata Boltim. Bahkan, di Danau Mooat ini pun anda bisa melampiaskan kegemaran memancing. Terdapat beberapa jenis ikan tawar yang hidup di Danau Mooat, seperti ikan Sidat, ikan Mas dan masih banyak lagi. Sekedar saran, jika Anda mendapatkan ikan sidat, sebaiknya Anda melepaskannya, karena ikan ini merupakan ikan yang dilindungi dan terancam punah.

Setelah berhasil mendapatkan ikan dari hasil memancing, Anda dapat menikmati ikan bakar buatan sendiri sembari menikmati pemandangan danau. Bawalah tenda untuk berkemah jika anda ingin menikmati pemandangan malam hari, mata seakan di manjakan dengan keindahan malam beserta hamparan bintang-bintang di langit yang akan menjadikan liburan Anda tak terlupakan.

Di Pagi harinya, dengan berselimutkan kabut tipis Anda dapat menjelajah tepi danau dan menuju ke kawasan cagar alam. Di dalam cagar alam ini, Anda dapat melihat berbagai jenis flora dan fauna khas Sulawesi.

Lokasi dan Akses

Untuk Lokasi Danau Mooat, destinasi satu ini berada di Desa Mooat, Danau Mooat sendiri berada di Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara. Jarak antara Desa Mooat dan Tutuyan sebagai ibukota kabupaten sekitar 35 kilometer atau hampir satu jam perjalanan. Jika perjalanan dari Kotamobagu justru lebih dekat, hanya sekitar 15 kilometer atau 20 menit perjalanan. Sedangkan dari Manado, Anda membutuhkan waktu sekitar tiga jam karena jaraknya sekitar 163 kilometer melalui Amurang dan Motoling, tidaklah sulit untuk ke destinasi yang satu ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun menggunakan jasa travel.

Fasilitas dan Akomodasi

Jangan Khawatir ada beberapa fasilitas di Danau Mooat yang pasti tidaklah mengecewakan. Urusan makan, warga sekitar telah menyiapkan pondokan di sepanjang jalan nasional antara Desa Mooat dan Desa Pureworejo. Pengunjung dapat menikmati jagung, kopi, beberapa varian mie instan dan nasi campur. untuk Harganya ga perlu kwatir dijamin sangat murah dan halal. Jika anda ingin menginap di sekitar lokasi danau, anda dapat menyewa penginapan seperti pondok bahkan rumah panggung jika ingin menginap. tak lupa juga di Danau Mooat terdapat  gedung kesenian,  restoran, dan fasilitas jet ski buat anda yang ingin bermain ski di danau Mooat. Bahkan Anda juga bisa memetik sayuran yang ada di tepi danau. Tak perlu ragu, ayo wisata ke Danau Mooat.