Bertemu Dengan Po dan Master Shifu Bintang Film Kungfu Panda di Chengdu

Siapa yang tidak tahu panda? Rasanya hampir semua orang pernah melihat panda atau hanya sekedar foto panda. Buah dari ditutupnya Tibet saat saya berkunjung ke China padahal saya sudah memegang tiket adalah kesempatan untuk melihat langsung panda di negeri asalnya. Kebetulan hostel yang kami inapi mengadakan short trip ke Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding, tanpa pikir panjang saya pun langsung mendaftar agar tidak kehabisan tempat karena jika tidak saya harus mendaftar keesokan harinya sedangkan kami sudah harus kembali ke Indonesia.

Terletak sekitar 10 km dari pusat kota Chengdu, Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding ini berusaha membuat lingkungan semirip mungkin dengan habitat aslinya sehingga panda-panda yang ada dapat hidup dan berkembang biak dan kemudian dilepaskan ke alam liar atau habitat aslinya. Habitat asli panda hanya ditemukan di propinsi Sichuan, Shaanxi dan Gansu dan sekitar 70%nya berada di Sichuan.

Sekitar jam 7 pagi kami pun bersiap di lobby hostel dan berangkat dengan mini van. Pemandu kami memberitahukan kalau waktu yang tepat untuk melihat panda adalah di pagi hari karena saat pagi panda cukup aktif dan mereka menghabiskan siangnya untuk bermalas-malasan atau tidur. Begitu sampai di sana, kami pun berkeliling. Ada beberapa kandang outdoor, kandang kaca dan tempat bayi panda. Kita tidak diijinkan untuk menyentuh panda besar atau pun bayinya. Bayi panda rentan akan virus, sedangkan panda besar walaupun terlihat lucu tapi panda itu seperti beruang dan berbahaya jika berhadapan dengan panda tanpa supervisi. Panda adalah beruang dan walaupun dari luar terlihat lucu, seekor panda dapat menjadi agresif dan melukai sesama panda atau bahkan manusia.

Pohon Bambu yang Rimbun Merupakan Makanan Utama Panda

Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding yang dibangun pada tahun 1987 sangatlah asri, di sekitarnya banyak ditanam pepohonan. Sejumlah besar pohon ditanam disini salah satunya untuk kebutuhan pakan panda di sana. Para pengunjung terlihat sangat menikmati tingkah polah panda, bahkan panda yang tidur atau pun yang asyik memakan bambu pun terlihat sangat lucu.

Selain itu pengunjung juga bisa menikmati museum panda yang tujuannya untuk edukasi. Pemandu kami bertanya apakah kami berminat untuk foto dengan bayi panda. Dengan membayar CNY2000 atau kurang lebih 400.000 rupiah. Saya tidak tega mengeluarkan uang sebanyak itu untuk berfoto dengan bayi panda walau pasti akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Panda Merah yang Pintar

Selain pertama kali melihat panda hitam putih, di sini juga pertama kali melihat panda merah. Bagi yang pernah nonton film Kungfu Panda pasti tahu master Shifu. Saat melewati kandangnya teman saya dengan semangat mencolek saya dan setengah berteriak : “Lihat! Lihat! Itu master Shifu!”. Badannya jauh lebih kecil dari panda hitam putih bahkan cenderung mirip rubah atau rakun. Kebalikan dari panda hitam putih yang lamban dan pemalas, panda merah ini justru lincah. Si panda sibuk ke sana kemari mencari minum dan makan, naik turun tangga dan berkeliling. Saya pun membayangkan sosok master Shifu yang lincah mengajar Po yang lamban dan suka makan itu. Ada satu hal yang menarik kandang panda merah. Di halaman terdapat beberapa gelas bambu yang berguna untuk tempat buang air si panda merah. Pintar ya? Panda saja bisa membuang air pada tempatnya. Oh ya, panda tidak lagi berstatus terancam punah, berkat bantuan pemerintah Tiongkok dan WWF, statusnya berubah  menjadi rentan.

Tampaknya Panda Ini Kelelahan

Bagi sahabat traveler.id yang berkesempatan untuk mengunjungi Chengdu (biasanya sebelum melanjutkan ke Tibet, wisatawan transit dulu di Chengdu), sempatkanlah untuk ke Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding yang berada tidak jauh dari pusat kota ini. Di sini kita dapat bertemu dengan hewan nasional Tiongkok yang tersohor, juga menikmati beragam fasilitas yang disediakan oleh pusat panda ini.

Akhirnya saya pun dapat melihat panda di negara aslinya, padahal biasa hanya melihat dari tv, majalah atau boneka-boneka berbentuk panda saja.

Saatnya Bersantai

Tahukah Kamu

  • Walaupun badannya besar seperti beruang, panda ini adalah hewan karnivora dengan makanan utama bambu
  • Selama 2 minggu seekor panda ini menghabiskan sekitar 40 kg bambu
  • Saat lahir berat bayi panda sekitar 90-130 gram dan panda dewasa memiliki berat sekitar 99 kg serta dapat bertahan hidup selama 20-30 tahun
  • Panda betina biasanya hanya melahirkan 1-2 anak saja dan mengandung selama 3 bulan
  • Biaya untuk meminjam panda dari kebun binatang adalah sebesar 131 miliar rupiah
  • Karena statusnya yang sempat terancam punah, panda yang tersebar di kebun binatang seluruh dunia ini wajib mengirimkan anaknya setelah melahirkan dan mengirimkannya ke China.
  • Panda makan selama 19 jam dalam sehari dan tidak berhibernasi seperti beruang

Info
Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding
1375 Xiongmao Avenue
Chenghua, Chengdu, Sichuan, China, 610081
+86 28 8351 0033
panda.org.cn

Harga tiket masuk : CNY 58
Jam buka : 07:30 – 18:00
Waktu terbaik untuk berkunjung : 09:00-10:00

Cara menuju ke sana :

  • Taksi dari pusat kota CNY 40, perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit
  • Naik subway line 3 kemudian turun di Dong Wu Yuang, lalu keluar dari pintu B dan lanjut naik bis 198 atau 198A, berhenti di Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding
  • Naik bis 98, 198 atau 198A dan berhenti di Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding